Category Archives

    Berita

  • All
  • Kerjasama Politeknik Pos Indonesia Dengan Altissia Asia

    Direksi Politeknik Pos Indonesia melakukan foto bersama dengan Direksi Altissia

    BANDUNG, POLTEKPOS – Dalam upaya meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris baik untuk Dosen maupun Mahasasiswa, hari ini Jumat (8/09/2017) dilakukan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktur Poltekpos, Dr Ir Agus Purnomo MT dengan Managing Director Asia Altissia, Patrick Logé di ruang rapat Poltekpos (8/9).

    Menurut Agus Purnomo, kemampuan Bahasa Inggris baik untuk Dosen maupun  mahasiswa mutlak diperlukan di era globalisasi seiring dengan slogan Poltekpos, “Go Global With Us”. Kemampuan Bahasa Inggris ini juga diperlukan untuk Dosen- dosen dan mahasiswa yang akan dikirim mengikuti program training dan intership ke perguruan tinggi dan perusahaan luar negeri mitra Poltekpos. Berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris ini termasuk kerjasama dengan Altissia.

    Patrick Logé menjelaskan bahwa Altissia merupakan pakar pembelajaran jarak jauh (e-learning) dalam bidang bahasa, yaitu Bahasa Inggris, Spanyol, Belanda, Jerman, Perancis dan Itali. Pembelajaran menggunakan metode interaktif yang bertumpu pada tiga pedoman kunci pembelajaran yaitu Metode Pendalaman, Praktek dan pemantapan pelajaran yang telah didapat, Pembelajaran yang berkesinambungan. Kunci sukses pembelajaran Bahasa Inggris dengan Altissia adalah pengintegrasiannya dengan matakuliah Bahasa Inggris yang diajarkan di kelas oleh dosen Bahasa Inggris Poltekpos. Dengan demikian, Altissia akan mentraining dosen Bahasa Inggris Poltekpos agar dapat mengintegrasikan metode pembelajaran Altissia dengan pembelajaran di kelas, demikian pungkas Patrick Logé.

  • MAHASISWA POLTEKPOS MENDAPATKAN KESEMPATAN INTERNSHIP DI AUSTRALIA POST

    Ibu Ira Puspadewi, Direksi PT Pos Indonesia berada di Australia Post

    MELBOURNE, Poltekpos – Steven Foo yang merupakan Head Asia Business Development Parcel Service Australia Post, menerima kunjungan delegasi Poltekpos di lantai 8 Head Office Australia Post Melbourne. Pada meeting, Foo menjelaskan bahwa Australia Post telah masuk ke bisnis Ecommerce Logistics dengan menjadi partner bisnis beberapa marketplace yaitu Lazada Indonesia, Lazada Malaysia dan Alibaba. Lebih lanjut, Foo menjelaskan akan mengeksplor pasar Indonesia sehingga mengajak PT Pos Indonesia sebagai mitra bisnis untuk menggarap Ecommerce Logistics di Indonesia. Tawaran ini disambut baik oleh Ira Puspadewi  yang merupakan Direktur Jaringan, Retail dan SDM PT Pos Indonesia dan sekaligus Pimpinan Delegasi Poltekpos untuk membahas lebih rinci rencana tersebut dengan mengundang Foo datang ke Head Office PT Pos Indonesia di Bandung.

    Hadir juga dalam pertemuan ini delegasi dari Melbourne Polytechnic yaitu Rob Wood (CEO), Frances Coppolillo (Deputy CEO & Head of Programs) dan Michael Callahan (Education Consultant) yang menyampaikan adanya program kerjasama Student Ambassador Poltekpos dengan Melbourne Polytechnic. Berkaitan dengan program ini, Wood menyampaikan bahwa diperlukan tempat internship di Australia Post untuk mahasiswa Poltekpos. Pada akhir  diskusi, Foo menyetujui program internship mahasiswa Poltekpos di Australia Post dan akan menetapkan beberapa requirement yang akan disampaikan proposalnya pada Melbourne Polytechnic.

  • POLTEKPOS MEMPERERAT KERJASAMA INTERNASIONAL DENGAN MELBOURNE POLYTECHNIC

    GO GLOBAL, POLTEKPOS MEMPERERAT KERJASAMA INTERNASIONAL DENGAN MELBOURNE POLYTECHNIC

    POLTEKPOS, Melbourne – Hubungan kerjasama antara Politeknik Pos Indonesia (Poltekpos) dengan Melbourne Polytechnic terlihat semakin meningkat, Selasa malam (29/8/2017) di Preston Campus Melbourne Polytechnic. Delegasi Poltekpos yang terdiri dari Ira Puspadewi (Direktur Jaringan, Retail dan SDM PT Pos Indonesia), Hariyanto (Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia), Agus Purnomo (Direktur Poltekpos), dan Hilman Setiadi (Wakil Direktur III Poltekpos) memenuhi undangan dari Melbourne Polytechnic untuk melakukan kunjungan balasan atas kunjungan delegasi Melbourne Polytechnic pada 15 Desember 2016  yang lalu.

    Sebagai acara seremoni penyambutan delegasi Poltekpos, Chief Executive Officer (CEO) Melbourne Polytechnic, Rob Wood didampingi para struktural menjamu makan malam delegasi Poltekpos di restoran kampus Preston. Hadir pula pada kesempatan ini, Ibu Dewi Savitri Wahab yang merupakan Konsulat Jenderal RI di Melbourne, Bill Forwood  (Senator Negara Bagian Victoria), dan Konfir Kabo yang merupakan Lawyer dan pengusaha sukses asal Indonesia yang bermukim di Melbourne.

    Selasa pagi harinya telah dilakukan penyambutan pendahuluan delegasi Poltekpos oleh Greg Madigan (Executive Director of Marketing & Industry Partnership), Karina Davis (Director of College Education, Training & Leadership) dan Marcus Scoot (Manager International Inbound International Onshore).

    Direksi PT Pos Indonesia, Ketua dan Pengurus Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia melakukan foto bersama dengan Direksi Melbourne Polytechnic

    Pada kesempatan ini dibahas lebih detil untuk kerjasama TOT (Training Of Trainer) metoda sertifikasi kompetensi di bidang Logistik / Supply Chain Management, Teknologi Informasi, dan Keuangan untuk dosen Poltekpos selama 3 bulan di Melbourne Polytechnic. TOT ini dimaksud untuk mempersiapkan Dosen Poltekpos agar mampu men-training dosen lainnya di lingkungan Poltekpos, sehingga pada akhirnya dapat memberikan pembelajaran Kurikulum Transnasional yang juga dibahas pada kesempatan pertemuan ini. Topik lain yang dibahas yaitu Student Ambassador dari Poltekpos yang akan mengikuti pendidikan lanjutan di Melbourne Polytechnic berdasarkan Kurikulum Transnasional yang telah dirancang bersama.

    Kunjungan ini dirancang selama 3 hari oleh Melbourne Polytechnic, selain membahas detil 3 topik kerjasama di atas juga dilakukan tour ke 5 kampus Melbourne Polytechnic lainnya untuk melihat berbagai macam fasilitas pembelajaran dan metode pembelajaran di setiap program studi.

    Menurut Direktur Poltekpos, bahwa kunjungan ini dapat terlaksana berkat dukungan penuh oleh Jajaran Direksi PT Pos Indonesia (Persero),  Ketua dan Pengurus Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia yang memang memiliki perhatian penuh untuk meningkatkan mutu dan reputasi Poltekpos di tingkat Internasional.

  • Awareness Sertifikasi ISO 9001 Politeknik Pos Indonesia

    Suasana Persiapan Sertifikasi ISO 9001 pada Agustus 2017

    Awareness Sertifikasi ISO 9001:2015 Politeknik Pos Indonesia

    Pejabat Struktural Poltekpos mengikuti Awareness Sertifikasi ISO 9001

    Sesuai dengan program kerja Poltekpos tahun 2017, bahwa pada bulan Agustus mendatang Poltekpos berencana melakukan sertifikasi ISO 9001:2015, kickoff telah dilakukan pada tanggal 29 April 2017. Sertifikasi ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Poltekpos untuk mencapai visinya yaitu menjadi perguruan tinggi vokasi yang unggul secara Nasional dalam bidang Logistik dan Manajemen Rantai Pasok pada tahun 2020.

    Disamping itu, sertifikasi ini juga dimaksudkan sebagai bentuk komitmen kuat untuk menghasilkan lulusan yang mampu mencapai standar mutu dan memenuhi harapan serta kebutuhan stakeholder yang meliputi mahasiswa, kalangan industri dan pemerintah.

    Terkait dengan hal tersebut, maka pada tanggal 9 Mei 2017 telah dilaksanakan workshop yang merupakan salah satu kegiatan dalam tahapan implementasi ISO dengan tema “Awareness Sertifikasi ISO 9001:2015 Politeknik Pos Indonesia”. Workshop ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural Poltekpos, dan materi disampaikan oleh narasumber yang berasal dari konsultan pendamping sekaligus dosen yang mengajar di Poltekpos, Harry Affandi. Workshop ini dimaksudkan untuk memperoleh dukungan dan komitmen dari seluruh civitas Poltekpos, tanpa hal tersebut mustahil tujuan untuk memperoleh sertifikat ISO 9001:2015 mustahil dapat tercapai.

    Konsultan ISO, Harry Affandi

    Workshop yang dilaksanakan sehari penuh dari jam 08.00 sampai dengan jam 18.00 menguras pikiran dan tenaga, namun karena seluruh peserta bersemangat dan penyampaian materi dilakukan denbgan suasana rileks maka lelah puntak terasa. Workshop diakhiri dengan rapat working team dan ditutup oleh sambutan Direktur Politeknik Pos Indonesia, Agus Purnomo dengan permintaan dukungan dan komitmen dari berbagai pihak yang terlibat.

    Sukses, Maju dan Berjayalah Politeknik Pos Indonesia dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas, berakhlak mulia, dan berjiwa wirausaha.

  • Kerjasama Poltekpos dan UNJANI Pada Program Pengembangan dan Pemanfaatan Sumber Daya

    POLTEKPOS, Bandung – Direktur Politeknik Pos Indonesia, Agus Purnomo dan Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI), Witjaksono menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di Ruang 208, Gedung Administrasi Politeknik Pos Indonesia. (26/4)

    Direktur Poltekpos, Agus Purnomo (kiri) bersama Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Witjaksono (kanan)
    Foto Bersama Direktur Poltekpos (kiri), Rektor UNJANI (tengah), dan Ketua Yayasan Bhakti Pos, Hariyanto (kanan)

    Maksud dan tujuan MoU ini adalah kerjasama saling mendukung dalam pemanfaatan, pengembangan dan pendayagunaan sumber daya dari kedua pihak dengan pola kesetaraan yang saling menguntungkan.

    Bidang pendidikan dan pelatihan adalah fokus utama dalam kerjasama ini. Poltekpos siap sebagai tempat penyelenggara dan memberi pelatihan serta sertifikasi bagi mahasiswa UNJANI.

  • tim_crop_poltekpos Tim Crop Kembali Meraih Prestasi Di Ajang IoT E-TIME 2017 Politeknik Negeri Jakarta

    Tim Crop Kembali Meraih Prestasi Di Ajang IoT E-TIME 2017 Politeknik Negeri Jakarta

    BANDUNG, Poltekpos – Tim Crop Politeknik Pos Indonesia meraih prestasi dalam ajang IoT (Internet of Things) E-Time 2017 yang diselenggarakan di Politeknik Negeri Jakarta, Sabtu (1/4).

    Tim bimbingan Pak Nurkamal dan Pak Yusril (Dosen D4 Teknik Informatika) harus diapresiasi karena sebelumnya meraih prestasi juga di perlombaan IoT di ITB 2016.

    Tim Crop mengimplementasikan pengembangan SIGAMAci (Smarttong Integrated Garbage Management system For Smart City) versi 1.0 ke versi 2.0.

    “Pendeteksi bau adalah fitur pengembangannya. Fitur ini sangat berguna untuk masyarakat dan petugas karena ada sisi positifnya dalam kesehatan. Jika bau sampah berbahaya maka android petugas akan berbunyi dan muncul notifikasi indikatornya, begitu juga dengan tong sampahnya, dan itu akan langsung di datangi oleh petugas untuk mengambil sampahnya sesuai dengan tracking yang ditentukan”, kata Nava.

    E-TIME adalah salah satu program kerja Departemen Pendidikan dan Keilmuan Himpunan Mahasiswa Elektro Politeknik Negeri Jakarta. E-TIME merupakan perlombaan ‘BERSKALA NASIONAL” dengan peserta yang berasal dari seluruh Universitas dan Politeknik SE-INDONESIA, bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas seluruh mahasiswa dan mengembangkan inovasi terbaru dalam bidang teknologi.

    Tim Crop Politeknik Pos Indonesia meraih Juara III di ajang tersebut. Juara I ditempati oleh Universitas Brawijaya dan Juara II, Universitas Udayana. Sedangkan Juara Favorit ditempati oleh Institut Teknologi Surabaya dan Universitas Negeri Yogyakarta.

  • Cerita Pendek Perjuangan Muhammad Hanafi Menjadi Duta Pendidikan

    keluarga_muhammad_hanafi
    Keluarga Muhammad Hanafi
    hanafi_dengan_dosen_D4_TeknikInformatika
    Bersama Dosen D4 Teknik Informatika
    tugas_pertama_jawa_timur
    Tugas Pertama di Jawa Timur Rekrutmen Pelajar Multi Talenta

    Cerita Hanafi Mengikuti Ajang Putera Puteri Pendidikan Indonesia 2017

    Pendaftaraan saat itu saya lakukan secara online di saat saya pulang kampung ke Jawa Timur, Mojokerto. Saat itu, saya melakukan seleksi tahap 1 dengan cara membuat video inovasi pendidikan Indonesia dan yang kedua saya membuat video unjuk bakat.

    Sekitar 3 hari menunggu pengumuman dari panitia nasional, Alhamdulillah ada pengumuman bahwa saya masuk tahap 2. Dan saat itu saya mempersiapkan diri, sekaligus meminta doa kepada masyarakat dan juga kedua orang tua saya.

    Setelah saya kembali ke Bandung, saya menjalani perkuliahan seperti biasa setelah liburan semester ganjil. Setelah 1 minggu di Bandung saya menjalankan seleksi tahap 2, dimana pada saat itu acara dilaksanakan di Resto BAKMI 53. Disana saya bertemu dengan banyak para pemuda multi talenta dari Sabang sampai Merauke.

    Beberapa jam setelah mengantri nomor panggilan untuk diadakan tanya jawab sekaligus unjuk bakat ulang. Alhamdulillah saya menjalankannya dengan lancar.

    Beberapa hari menunggu pengumuman, saya selalu berdoa dan mempersiapkan diri.

    Pengumuman pun disampaikan dan diantara 500 orang saya masuk kedalam 50 besar. Setelah itu saya berjuang lagi untuk Karantina dan Grandfinal.

    Perjuangan begitu berat. Perlengkapan dan segalanya harus disiapkan dalam waktu yang pendek. H-1 saya memberitahukan kepada dosen-dosen dan Alhamdulillah Para Pendidik di Politeknik Pos Indonesia sangat mengapresiasi saya. Terimakasih Jajaran Politeknik Pos Indonesia yang sudah mendukung dan mendoakan saya.

    Setelah itu Karantina pun saya jalani ketika hari sabtu. Istirahat yang bisa dihitung selama 24 jam hanya 3 jam kita para finalis beristirahat. Banyak materi, banyak kunjungan yang harus kita lewati dan pahami.

    Hari grandfinal pun datang kita semua deg-deg an karena para jurinya luar biasa. Ada miss Pariwisata Indonesia yang menonton kita. Sungguh sebuah kompetisi nasional yang sangat luar biasa. Ketika giliran saya, disitu di lontarkan sebuah pertanyaan yang harus dijawab dengan tepat dan singkat, hanya dalam waktu 1 menit.

    Ketika semua usai, waktunya kita mendengarkan pengumuman hasil penilaian dari awal hingga akhir. Akhirnya, perjuangan pun tak sia-sia saya mendapatkan PAKAIAN KEANGGUNAN DAN SELEMPANG KEHORMATAN, SERTA SERTIFIKAT DUTA PENDIDIKAN INDONESIA 2017.

    Terimakasih semua atas dukungan kalian. Inilah sedikit kisah dari banyak kisah yang ingin saya sampaikan untuk memotivasi kalian para generasi muda penerus bangsa Indonesia.

  • foto-bersama-dengan-mahasiswa-politeknik-pos-indonesia Kuliah Umum E-Commerce: Strategies, Opportunities and Challenges

    E-Commerce:
    Strategies, Opportunities and Challenges

    ketua_yayasan_dengan_donny_wardhana
    Ketua Yayasan, Bapak Heriyanto (kanan) memberikan Plakat Politeknik Pos Indonesia sebagai kenang-kenangan kepada Donny Wardhana (kiri)
    direktur_poltekpos_dengan_ilham_mahendra
    Direktur Poltekpos, Bapak Agus Purnomo (kanan) memberikan kenang-kenangan kepada Ilham Mahendra (kiri)

    Sebagai Modal Program Logistik Politeknik Pos Indonesia

    foto-bersama-dengan-mahasiswa-politeknik-pos-indonesia
    Sesi akhir foto bersama Mahasiswa Politeknik Pos Indonesia

    BANDUNG, Poltekpos –  Direktur Ketua Yayasan, Wadir, Dosen dan Mahasiswa Politeknik Pos Indonesia menghadiri kuliah umum di ruangan Halo Pos 161, Politeknik Pos Indonesia. Kuliah umum dengan tema “Strategies, Opportunities dan Challenges” diselenggarakan dalam rangka membangun program konsentrasi E-Commerce Logistics.(31/3)

    Bapak Donny Wardhana sebagai Chief of Commercial Officer Acommerce dan Ilham Mahendra sebagai Procurement Manager Pos Logisitik hadir sebagai pembicara pada acara ini.

    Sesi I yang dibawakan oleh Ilham Mahendra menjelaskan banyak proses aktivitas dalam logistik e-commerce seperti Cross Border (Ekspor-Impor), Procurement Center (menerima, pengecekan, pengiriman), Channel Management (aktivitas dan dokumen) dan Last Mile Delivery (pesan antar).

    Selain itu juga, dia memaparkan bahwa e-commerce di Indonesia baru beberapa tahun belakangan ini meledak.

    “Amazon dan Ebay adalah e-commerce yang sudah berjalan tahun 90-an. Mengapa di Indonesia baru belakangan ini meledak? Itu karena mindset. Eropa dan Amerika memanfaatkan teknologi, tergantung dari teknologi. Karena itu, Indonesia menjadikan mereka prototype atau contoh sebelum membangun e-commerce”, kata Ilham.

    Dilanjut dengan sesi II yang dibawakan oleh Bapak Donny, menjelaskan statistik pengguna e-commerce, platform yang digunakan dan e-commerce yang sering diakses.

    “Lazada adalah e-commerce yang sering diakses untuk belanja online, termasuk Indonesia. Indonesia adalah negara Asia nomor 2 yang menggunakan jasa commerce untuk berbelanja karena memang mudah dengan platform Smartphone sudah bisa berbelanja”, katanya.

    Dia menambahkan juga banyak cara untuk bisnis online terutama dikalangan mahasiswa. Cara yang mudah untuk bisnis online mahasiswa atau UKM bisa gunakan sosial media atau social commerce. Karena dengan itu bisa mendapatkan fee yang lebih murah.

    Kesimpulan kuliah umum ini adalah e-commerce adalah industri yang berkembang, menarik dan dinamis dalam transaksi jual beli. Dan memberikan informasi kepada mahasiswa dan modal utama Poltekpos yang saat ini dalam proses membangun e-commerce.

  • Kampus Logistik Bandung, Logistik Bisnis Workshop on Creativity, Innovation, and Enterpreneurship

    Seminar Internasional Sebagai Bentuk Kerjasama Poltekpos dengan Universiti Teknologi Malaysia

    sambutan_direktur_poltekpos_agus_purnomo
    Sambutan dari Direktur Politeknik Pos Indonesia, Agus Purnomo
    sambutan_pembicara_universiti_teknologi_malaysia_prof_dr_amran
    Sambutan Pembicara dari Universiti Teknologi Malaysia, Prof Dr Amran Rasli

    BANDUNG, PoltekposPoliteknik Pos Indonesia mengadakan acara Mini Seminar International dengan Tema WORKSHOP ON CREATIVITY, INNOVATION, AND ENTERPRENEURSHIP di Halo Pos 161, Gedung Pendidikan, Jumat (24/3).

    Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka membangun kerjasama internasional dengan Universiti Teknologi Malaysia. Pembicara seminar ini adalah Prof Dr Amran Md Rasli (Director of Innovation & Commercialisation Centre UTM).

    Acara ini dihadiri oleh Yayasan Bhakti Politeknik Pos Indonesia, Direktur Poltekpos, Wadir I, Wadir II, Perwakilan Asperindo, Perwakilan Unjani, Dosen, Staf, dan Mahasiswa Politeknik Pos Indonesia.

  • OZ Radio Masuk Kampus Poltekpos

    BANDUNG, Poltekpos – Radio OZ Bandung menggelar kegiatan OZ Masuk Kampus bertema Pesona Indonesia di Auditorium Poltekpos, Jumat (24/3).

    Acara ini diisi dengan pemaparan materi mengenai dunia broadcasting khususnya radio. Kegiatan “OZ Masuk Kampus” didukung oleh Kementerian Pariwisata dengan campaign Workshop Explore Further Pesona Indonesia (Jelajahi Lebih Jauh Pesona Indonesia).

    Tujuan workshop ini adalah  pembuatan materi promosi media elektronik tentang destinasi wisata yang ada di Indonesia khususnya daerah Bandung, seperti Garut, Bogor, Purwakarta, dan lainnya. Dan ini juga sebagai modal untuk Video Contest yang diselenggarakan oleh OZ Radio.

    Acara ini dihadiri oleh Wakil Direktur III Kemahasiswaan Politeknik Pos Indonesia, Bapak Hilman Setiadi; Perwakilan dari Kementerian Pariwisata, Artis Edi Brokoli, dan teman-teman dari InfoBDG.