Cerita Pendek Perjuangan Muhammad Hanafi Menjadi Duta Pendidikan

keluarga_muhammad_hanafi
Keluarga Muhammad Hanafi
hanafi_dengan_dosen_D4_TeknikInformatika
Bersama Dosen D4 Teknik Informatika
tugas_pertama_jawa_timur
Tugas Pertama di Jawa Timur Rekrutmen Pelajar Multi Talenta

Cerita Hanafi Mengikuti Ajang Putera Puteri Pendidikan Indonesia 2017

Pendaftaraan saat itu saya lakukan secara online di saat saya pulang kampung ke Jawa Timur, Mojokerto. Saat itu, saya melakukan seleksi tahap 1 dengan cara membuat video inovasi pendidikan Indonesia dan yang kedua saya membuat video unjuk bakat.

Sekitar 3 hari menunggu pengumuman dari panitia nasional, Alhamdulillah ada pengumuman bahwa saya masuk tahap 2. Dan saat itu saya mempersiapkan diri, sekaligus meminta doa kepada masyarakat dan juga kedua orang tua saya.

Setelah saya kembali ke Bandung, saya menjalani perkuliahan seperti biasa setelah liburan semester ganjil. Setelah 1 minggu di Bandung saya menjalankan seleksi tahap 2, dimana pada saat itu acara dilaksanakan di Resto BAKMI 53. Disana saya bertemu dengan banyak para pemuda multi talenta dari Sabang sampai Merauke.

Beberapa jam setelah mengantri nomor panggilan untuk diadakan tanya jawab sekaligus unjuk bakat ulang. Alhamdulillah saya menjalankannya dengan lancar.

Beberapa hari menunggu pengumuman, saya selalu berdoa dan mempersiapkan diri.

Pengumuman pun disampaikan dan diantara 500 orang saya masuk kedalam 50 besar. Setelah itu saya berjuang lagi untuk Karantina dan Grandfinal.

Perjuangan begitu berat. Perlengkapan dan segalanya harus disiapkan dalam waktu yang pendek. H-1 saya memberitahukan kepada dosen-dosen dan Alhamdulillah Para Pendidik di Politeknik Pos Indonesia sangat mengapresiasi saya. Terimakasih Jajaran Politeknik Pos Indonesia yang sudah mendukung dan mendoakan saya.

Setelah itu Karantina pun saya jalani ketika hari sabtu. Istirahat yang bisa dihitung selama 24 jam hanya 3 jam kita para finalis beristirahat. Banyak materi, banyak kunjungan yang harus kita lewati dan pahami.

Hari grandfinal pun datang kita semua deg-deg an karena para jurinya luar biasa. Ada miss Pariwisata Indonesia yang menonton kita. Sungguh sebuah kompetisi nasional yang sangat luar biasa. Ketika giliran saya, disitu di lontarkan sebuah pertanyaan yang harus dijawab dengan tepat dan singkat, hanya dalam waktu 1 menit.

Ketika semua usai, waktunya kita mendengarkan pengumuman hasil penilaian dari awal hingga akhir. Akhirnya, perjuangan pun tak sia-sia saya mendapatkan PAKAIAN KEANGGUNAN DAN SELEMPANG KEHORMATAN, SERTA SERTIFIKAT DUTA PENDIDIKAN INDONESIA 2017.

Terimakasih semua atas dukungan kalian. Inilah sedikit kisah dari banyak kisah yang ingin saya sampaikan untuk memotivasi kalian para generasi muda penerus bangsa Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *